Pernah gak sih kepikiran tentang ajal? Atau mempunyai penyakit yang akan berbahaya jika tidak diobati dan ditangani? Itulah terkadang jika aku merenungkan diri seolah olah berfikir bagaimana nanti saat aku di alam kubur. Gelap, sempit, pengap. Sungguh hal itu yang aku takuti. Aku suka takut setiap kali hujan deras turun, ketika aku sedang sendiri di suatu ruangan seperti di kamar atau di rumah. Hujan yang deras dengan keadaan sendiri membuat aku ingin menangis dan selalu dalam ketakutan. Seolah olah sedang berada di dalam tempat yang sempit, sendiri dan menakutkan. Setiap kali hujan deras dan aku sedang sendiri, itulah yang selalu aku pikirkan. Itulah yang membuat ku tidak suka dengan hujan. Padahal hujan itu adalah rahmat Allah. Takut jika sedang dalam keadaan sendiri tetapi kalau ada orang lain rasanya biasa saja bahkan aku menikmati setiap tetesan hujan tersebut. Ya Allah.. maafkan dayah, terlalu banyak dosa yang dayah lakukan sehingga belum siap untuk menerima sebuah ajal. Sebenarnya ingin agar dosa tidak semakin bertambah di dunia ini, tetapi pahala yang dayah punya rasanya belum cukup untuk mengantar ke surga Mu yang indah. Terkadang dayah berfikir apa yang akan terjadi dengan dunia jika semuanya telah tiada dan kembali kepada-Nya. Apakah bumi akan kosong seperti planet-planet sebelumnya? Apakah tidak akan ada kehidupan lain di bumi setelah semuanya berakhir(?) Wallahua'lam.
Rasanya aku ingin cepat menikah agar terhindar dari zina, rasanya aku ingin menikah agar beban orangtua berkurang, rasanya aku ingin menikah agar aku bisa bebas dari zina. Iman gak kuat, dosa menigkat. Itu harus sangat hatihati. Zina bukan saja dari melakukan suatu hubungan di luar nikah, tetapi juga zina hati dan fikiran. Itulah yg ingin aku hindari sekarang. Tapi rasanya cukup awam jika seumuran ku berbicara tentang nikah dan tiga kakakku diatas belum menikah.
*eh kok jadi bicarain nikah ya* wkwk
Maaf ya cerita blog kali ini terlalu serius. Inilah cerita hari ini yang kebetulan penyakit saat ini sedang menginspirasi ku. Tabah, ikhlas, sabar dan syukuri karna penyakit itu adalah proses penghapusan dosa :') Terimakasih Ya Allah❤
مَا مِنْ مُسْلِمٍ يُصِيْبُهُ أَذًى مِنْ مَرَضٍ فَمَا سِوَاهُ إِلاَّ حَطَّ اللهُ بِهِ سَيِّئَاتِهِ كَمَا تَحُطُّ
“Setiap muslim yang terkena musibah penyakit atau yang lainnya, pasti akan hapuskan kesalahannya, sebagaimana pohon menggugurkan daun-daunnya”[4]
No comments:
Post a Comment